Rabu, 29 Mei 2013

Jurnal KLKP

Contoh Jurnal Komputer lembaga Keuangan Perbankan

Atun  (tabungan ; 10% ; metode harian) sebagai berikut :
TANGGAL
KETERANGAN
TRANSAKSI
04 Maret
Setor tunai
Rp 10.000.000
08 Maret
Pinbuk debet
Rp   5.000.000
18 Maret
Pinbuk kredit deposito Totok
Rp   4.000.000
25 Maret
Pinbuk kredit tabungan Joko
Rp   8.000.000
29 Maret
Pinbuk debet giro Tutik
Rp   2.000.000
30 Maret
Pinbuk kredit cek Ani (Bank Karman)
Rp   5.000.000

Transaksi Kliring
BANK SITI
                    BANK KARMAN
Cek Tn. A                   Rp 5.000.000
Cek Tn. B                   Rp  4.000.000
B/G PT.C                   Rp  6.000.000
B/G PT.D                   Rp  5.000.000
Cek Ani                     Rp  5.000.000
Cek Joko                   Rp   6.000.000
Cek Toni                   Rp    8.000.000
B/G PT.X                   Rp 12.000.000
B/G PT.Y                   Rp  10.000.000
Nota Kredit              Rp 10.000.000
TOLAKAN KLIRING
Cek Tn. B                
B/G PT. D
Cek Joko
B/G PT.Y




Neraca Bank Siti tanggal 1 Maret
Asset
Liabilities
Kas
R/K pada BI
Loan
Securities
Other Asset
Rp   50.000.000
Rp   70.000.000
Rp 400.000.000
Rp   30.000.000
Rp    50.000.000
Tabungan
Giro
Deposito
Securities

Capital
Rp 150.000.000
Rp 120.000.000
Rp 230.000.000
Rp   50.000.000

Rp 100.000.000
Total Asset
Rp 650.000.000
Total Liabilities
Rp 650.000.000
Kasus
1.      Portofolio siti tanggal 1 April
2.      Bunga deposito dan bunga kredit
3.      Profit
4.      Hasil Kliring
Kebijakan
Tabungan (10%)    ;     Deposito (12%)     ;      Giro (8%)        
Kas       10%                 Loan    18% flat
RR        8%                   KUK      10% flat
ER        4%
Loan    100%
KUK      20%

JAWABAN:
REKAPITULASI TABUNGAN ATUN
Tanggal

Jurnal
Debet
Kredit
4/3
Rp. 10.000.000,-
Kas
Rp. 10.000.000,-


        Tabungan Atun 

Rp. 10.000.000,-
8/3
Rp. 5.000.000,-
Tabungan Atun
Rp. 5.000.000,-

        Giro

Rp. 5.000.000,-
18/3
Rp. 9.000.000,-
Deposito Totok
Rp. 4000.000,-

        Tabungan  Atun

Rp. 4.000.000,-
25/3
Rp. 17.000.000,-
Tabungan Joko
Rp. 8000.000,-

        Tabungan Atun

Rp. 8.000.000,-
29/3
Rp. 15.000.000,-
Tabungan Atun
Rp. 2.000.000,-

        Giro Tutik

Rp.2.000.000,-
30/3
Rp. 20.000.000,-
R/K pada BI
      Tabungan Atun
Rp. 5.000.000,-
  
Rp. 5.000.000,-
BUNGA
   8/3         10% x 8- 4 x Rp.10.000.000               = Rp. 10.958,90
                                 365
18/3         10% x 18- 8 x  Rp.5.000.000              = Rp. 13.698,63
                                 365
 25/3         10% x 25- 18 x Rp.9.000.000             = Rp. 17.260,27
                                 365
29/3         10% x 29-25 x Rp.17.000.000            = Rp. 18.630,13
                                365
30/3         10% x 30-29 x Rp.15.000.000            = Rp. 4.109,59
                               365
31/3         10% x 31-30+1 x Rp.20.000.000      = Rp. 10.958,90
                               365

Saldo Tabungan =  Rp. 20.000.000,- + Rp. 75.616,42 =  Rp. 20.075.616,24

Tabungan =  10% x 31-1+1 x Rp.142.000.000      = Rp. 1.206.027,4
                                            365
Total Tabungan = Rp. 1.206.027,4 +Rp. 20.075.616,24 + Rp. 142.000.000
Total Tabungan                                                                    = Rp. 163.281.643,6

Bungan Deposito = 12% x 31-1+1 x Rp.226.000.000      = Rp. 2.303.342,46
                                                       365
Total Deposito = Rp. 226.000.000 +Rp. 2.303.342,46        = Rp. 228.303.342,5

Bunga Giro = 8% x 31-1+1 x Rp.127.000.000      = Rp. 862.904
                                                       365
Total Giro = Rp.127.000.000 + Rp. 862.904                                    = Rp. 127.862.904


Recuirment Research (RR) = 8% x     Rp. 519.447.890 = Rp. 41.555. 831,2
Excess Research (ER)        = 4 % x Rp.  519.447.890   = Rp. 20.777.915,6


                                            NERACA  BANK  SITI
ASSET
PASIVA
Kas (10%)                         Rp. 51.944.789,-
R/K pada BI                     Rp. 62.333.746,8,-

Kredit :
Komersial      Rp.   415.558.312,-
KUK              Rp.    103.889.578,- +
Total Kredit                   Rp.    519.447.890,-
Tabungan                         Rp. 163.281.643,6,-
Giro                                  Rp. 228.303.342,5,-
Deposito                          Rp.  127.862.904,-+
Deposit                            Rp. 519.447.890,-

Capital                             Rp. 51.944.789,- +
                                        Rp. 571.392.679,-
Securities                        Rp. 62 .333.746,8





Total  :                            Rp  633.726.425,8,-
Total :                           Rp. 633. 726.425,8,-





Menghitung bunga kredit
Bunga Untuk  Kredit Komersial 
18% x 31-1+1 x Rp.415.558.312   = Rp. 64.441.153,8
                          360
Bunga Untuk Kredit KUK
10% x 31-1+1 x Rp.103.889.578   =     Rp. 894.604,7  +
                          360
Jumlah bunga kredit                           Rp. 7.335.758,5

Bunga Deposit :
Bunga Tabungan :                          Rp. 1.206.027,4  
Bunga Deposito :                           Rp. 2.303.342,46
Bunga Giro :                                  Rp.     862.904     +
Total Bunga Deposit                   Rp. 4.372.273,86
Profit = I2 –I1
Profit = Rp. 7.335.758,5- Rp. 4.372.273,86 = Rp. 2.963.484,64


Rabu, 24 April 2013

Kau datang mebawa cinta dan kesetiaan...
Dan kau pergi meninggalkan luka dan kehancuran...
Dan aku lebih baik dikenal lalu dilupakan..
Daripada dicintai lalu dikhianati..

Jika hati adalah istana
Maka cinta adalah singgasana
Ketulusan adalah mahkota terindah
Senyum seorang kasih adalah tahta tiada tara

Cinta itu indah,
Dia itu anugrah,
Bila kita mencintai seseorang
Jangan engkau ingin memiliki dia,
Tapi buat dia bahagia.

Untuk kamu cintaku..
Jangan pernah kau berpikir bahwa
Aku akan meninggalkanmu...
Untuk kamu cintaku..
Akulah cintamu, kasihmu,sayangmu, rindumu.
Ku lihat dia seperti datang
menuju sanubari,
Ku lihat dia seperti datang
menuju permadani,
Mengusik jiwa, mengetarkan
hati,
Ia adalah engkau yang selalu di hati

Aku tidak cinta uangmu,
Aku tidak cinta ketampananmu,
Aku tidak cinta kebaikanmu,
Aku tidak cinta kecerdasanmu.
Karena... aku hanya cinta kamu!!!

Cinta sejati mendengar apa yang
tidak dikatakan.. Mengerti apa yang
tidak dijelaskan,
Sebab cinta tidak datang dari bibir, lidah, ataupun piqran,
Melainkan dari hati.

Takkan hadir tanpa pertemuan...
Takkan tulus tanpa kejujuran...
Takkan suci tanpa ikatan...
Takkan abadi tanpa kesetiaan..
Takkan indah tanpa kasih sayang..

Aku memiliki sepasang mata,
Tapi tidak dapat selalu melihatmu,
Aku memiliki sepasang tangan
Tetapi tidak dapat selalu melindungimu,
Tetapi aku memliki satu hati,
Yang selalu berdoa untukmu.
 
Salam manis berserta madu,
Salam sayang berserta I Love You ,
Salam rindu berserta I Miss You,
Salam ingatan ku ingin tahu...
How are you?
 
Revolusi cinta matiku
Telah bergema keseluruh negri
Ini adalah tonggak sejarah
hidupku
Karena ku yakin kamu adalah
takdirku.
 
Cinta adalah kau yang ku rindu
Cinta adalah kau yang ku sayang
Cinta adalah kau yang terindah
Cinta adalah kau yang tercipta

Cinta tak butuh harta.....

Kasih tak butuh tahta, tetapi.....

Cinta dan kasih hanya butuh

Kesabaran dan keikhlasan.....

 

Saat kau datang ku terasa tenang

Tetapi saat kau pergi ku merasa hampa

Tanpa ada cinta yang menyelimuti diriku....

Ku sabar tuk jalani ini semua

Karena ku yakin kau adalah cinta sejatiku

 

Jika “Cinta” adalah “Raja” maka

“Hati” adalah “Istana”

Perih “Mata”  kerena “Debu” perih

“Hati” karena “Cemburu” berteman

Boleh Seribu....!!! Bercinta cukuplah satu....!!!

Senin, 22 April 2013

Bahasa Indonesia


NILAI-NILAI  KEHIDUPAN


1.  Pentingnya Nilai-Nilai Kehidupan


            Setiap manusia hidup dalam suatu lingkaran sistem tata nilai dalam masyarakat. Manusia  memenuhi kebutuhan masing-masing  bersama-sama membentuk masyarakat. Individu dan masyarakat saling membutuhkan. Namun keinginan masyarakat (atau kelompok yang mewakilinya) tidak selalu sama dengan kebutuhan dan keinginan masing-masing individu. Bahkan dapat terjadi adanya ketegangan atau pertentangan antara pribadi dengan masyarakat.
   Contoh : Saluran air di jalan tersumbat oleh sampah sehingga pada saat hujan turun terjadi banjir. Untuk mengatasi masalah tersebut pengurus RT/RW memutuskan mengadakan kerja bakti dan meminta sumbangan biaya pengerukan sampah. Sebagian kepala keluarga rela melakukan kerja bakti dan menyumbangkan uang sesuai dengan kemampuannya. Tetapi ada sebagian yang lebih mementingkan keperluan pribadinya, di antaranya pergi berekreasi ke  luar kota, dan lain-lainnya. Di sini terlihat perbedaan minat dan kebutuhan masyarakat dengan kebutuhan pribadi.

 

2.  Pengertian Nilai-Nilai Kehidupan


            Nilai-nilai atau peraturan-peraturan dalam masyarakat  berlaku dan disepakati bersama-sama dalam kehidupan, sehingga Anda sering mendengar kata-kata “baik & tidak baik”, “boleh & tidak boleh”, “sopan & tidak sopan”, “penting & tidak penting”, “tahu atauran & tidak tahu aturan” dan sebagainya. Manusia tidak dapat hidup sendiri, oleh karena itu sangat penting memahami nilai-nilai kelompok, masyarakat, negara, dan pribadi sendiri.
Sedangkan yang dimaksud dengan nilai kehidupan, adalah segala nilai yang hidup dan  mempengaruhi tindakan seseorang. Misalnya ketika terjadi penyerangan AS dan tentara sekutu terhadap negara Irak, Indonesia mengutuk agresi tersebut. Di sini nilai-nilai dasar “bahwa kemerdekaan itu adalah hak segala bengsa” mendasari  tindakan bangsa Indonesia.
            Setelah membaca contoh-contoh tersebut untuk melatih diri Anda dalam memahami nilai-nilai kehidupan, kerjakanlah tugas-tugas berikut ini!

Ø  Membangyn Ketahanan Diri Terhadap Narkoba

Secara umum remaja memiliki karakteristik individual yang berkembang karena pengaruh lingkungan sosialnya seperti keluarga, sekolah, dan masyarakat sekitar yang kemudian melekat dalam kepribadian remaja tersebut. Namun tidak semua remaja tersebut memiliki karakteristik yang positif, banyak di antara mereka yang terpengaruh oleh hal-hal yang negatif salah satunya penyalahgunaan narkoba. Ada remaja yang beresiko tinggi untuk menyalahgunakan narkoba. Remaja seperti ini umumnya mengembangkan pola perilaku emosi dengan cara berpikir yang tidak memadai dan bermasalah serta selalu berperilaku menyimpang. Inilah yang mudah terpengaruh menggunakan narkoba.
Sebaliknya ada remaja yang dianggap beresiko rendah terhadap penyalahgunaan narkoba sebab mereka mampu mengembangkan pengetahuan yang memadai tentang berbagai hal, berperilaku positif yang sesuai dengan aturan-aturan dalam agama, sekolah, maupun masyarakat sekitar. Menyebut remaja yang beresiko rendah dengan sebutan “remaja yang memiliki ketahanan diri” sebab remaja ini memiliki ketahanan yakni memiliki kapasitas untuk mengatasi stress (dari dalam dirinya, misalnya ingin tampil gaya tetapi tidak punya uang), maupun faktor eksternal (berasal adari luar dirinya, misalnya putus hubungan dengan pacar). Walaupun mengalami permasalahan tersebut remaja ini tidak menyalahgunakan narkoba untuk lari dari masalahnya.
Berikut ini dikemukakan karakteristik remaja yang memiliki katahanan diri terhadap godaan penyalahgunaan narkoba.
a.       Memiliki sikap dan perilaku proaktif untuk mengatasi masalah, yang memungkinkan mereka untuk mencari jalan keluar terhadap masalah yang dialaminya. Upaya ini dapat dilakukan dengan membicarakan masalah kepada orang tua, teman yang dipercaya atau guru sehingga ditemukan jalan keluar.
b.      Memiliki kemampuan untuk memperoleh perhatian positif baik dari keluarga maupun dari orang lain dengan menunjukkan hal-hal yang positif, seperti aktif kegiatan ekstrakurikuler di sekolah atau aktif di lingkungan rumah, berprestasi di sekolah dan dalam hal lainnya.
c.       Memiliki kekuatan untuk memelihara pandangan hidup yang positif dan bermanfaat seperti hidup sehat, berguna, dan berprestasi.
d.      Memiliki kemampuan untuk menghindari kecenderungan yang negatif misalnya berani mengatakan “tidak” ketika ada teman yang menawarkan narkoba.
e.       Memiliki perilaku yang memadai dalam  menyesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya.

Ketahanan diri merupakan pandangan seseorang tentang dirinya sendiri. Seseorang dinamakan mempunyai self esteem apabila ia memberikan penialaian yang tinggi, layak, dan positif terhadap dirinya sendiri. Sebaliknya, apabila ia menilai dirinya secara negatif, misalnya menilai dirinya sebagai orang yang tidak berguna, itu dinamakan orang yang memiliki ketahanan diri rendah. Penelitian membuktikan, bahwa orang yang self esteem-nya rendah mudah terjerumus menjadi penyalahguna narkoba. Banyak remaja yang tidak puas dengan dirinya, misalnya tentang penampilan diri mereka, benci dengan kondisi ekonomi keluarganya, tentang ketidakpuasannya pada caranya menghadapi kondisi tertentu.
Ada remaja yang membuat keputusan sesaat, terburu-buru menemukan pasangan bahkan kemudian menikah, ingin cepat dewasa. Anak-anak remaja itu ingin berubah, tetapi tidak tahu cara melakukannya.  

Kelompok IV Bahasa Indonesia
Elsa Halimah Noviana 19210486
Anistia Diantika 10210884
3EA12

Bahasa Inonesia


KONFLIK PADA DIRI SISWA

Konflik itu kata yang membikin perasaan nggak tenang, konflik juga menimbulkan suasana yang meresahkan, konflik, sepantasnyalah dihindari, konflik menjaukan kita dari teman dan sahabat, konflik menjadikan kita “BT” (bad mood), konflik itu mengikis rasa percaya dan konflik juga menjadikan hidup kita tidak produktif.

1.     Pengertian Konflik

Robbins (1996) dalam “Organization Behavior” menjelaskan bahwa konflik adalah suatu proses interaksi yang terjadi akibat adanya ketidaksesuaian antara dua pendapat (sudut pandang) yang berpengaruh atas pihak-pihak yang terlibat baik pengaruh positif maupun pengaruh negatif.
Konflik juga bisa kita maknai tidak adanya kesesuaian antara harapan yang kita perjuangkan dengan kenyataan (realitas) yang kita hadapi atau kita terima. Pada umumnya konflik akan berakibat buruk, seperti rasa resah, takut, cemas dan sebagainya. Sedangkan yang menyangkut orang lain konflik bisa mengakibatkan hilangnya rasa saling percaya, menjauhkan kita dari teman, menimbulkan pertentangan sehingga apabila dibiarkan berlarut akan menimbulkan perkelahian dsb. Tetapi tahukah kita, bahwa didalam konflik sebenarnya juga terkandung hal-hal positif?. Beberapa contoh manfaat dari konflik sebagai berikut ( Johnson, 1981 ) :
·         Konflik dapat membuat kita sadar bahwa ada masalah yang perlu diselesaikan dalam hubungan kita dengan orang lain.
·         Konflik dapat memunculkan kesadaran dan memotivasi kita untuk melakukan berbagai perubahan dalam diri kita.
·         Konflik dapat memotivasi kita untuk segera memecahkan msalah yang selama ini tidak kita sadari dengan jelas.
·         Konflik juga bisa membuat kehidupan menjadi lebih menarik.
·         Munculnya konflik dalam ragam pendapat bisa membantu kita kearah pencapaian keputusan bersama yang lebih matang dan qualified.
·         Konflik juga dapat menghilangkan ketegangan-ketegangan kecil yang sering terjadi dan muncul dalam hubungan kita dengan orang lain.
·         Konflik juga dapat membuat diri kita sadar tentang dan bagaimana kita sebenarnya.
·         Konflik bahkan dapat menjadi sumber hiburan.
·         Konflik dapat mengakrabkan dan memperluas hubungan

2.     Reaksi terhadap Konflik

Berbagai bentuk reaksi kita dalam menghadapi konflik, diantaranya adalah:

1)   Avoidance (menghindar)
Tidak semua konflik bisa kita hindari, tetapi meminimalisir konflik dengan sebisa mungkin menghindari benturan-benturan kepentingan

2)   Collaboration (bekerjasama)
Bekerjasama memujudkan keinginan dan kepentingan untuk sebuah tujuan, akan mengurangi potensi timbulnya konflik.

3) Compromise (kompromi)
Mengkompromikan masalah yang kita hadapi dengan win win solution, masing-masing pihak tidak merasa dirugikan dan merasa sebagai pemenang.

4) Competition (bersaing)
Cara ini menjadikan salah satu pihak menjadi pemenang dan pihak lain menjadi pecundang.

5) Acomodation (Akomodatif)
Merelakan hak kita diambil orang lain demi menghindari terjadinya konflik.

3.     Kiat Siswa (Remaja) Menghadapi Konflik

1) Tetap Percaya
Tetap percaya pada  seseorang yang sedang bermasalah dengan kita, ingat bahwa hubungan persaudaraan atau persahabatan tidak akan selalu berjalan dengan mulus, oleh karena itu anda harus tetap percaya bahwa masing-masing bisa menjaga hubungan yang harmonis tersebut

2) Bicara  dari Hati ke Hati
Ketika sedang menghadapi konflik dengan seseorang usahakan anda untuk bisa membicarakannya dengan baik yaitu dari hati kehati,sehingga dengan demikian anda akan mengerti apa yang sebenarnya teman anda inginkan.

3) Curhat yang benar
Lakukanlah curhat dengan memilih tempat curhat yang paling tepat. Apabila anda salah memilih teman curhat, hal-hal buruk yang tidak anda inginkan bisa terjadi. Curhatlah kepada mereka yang memahaimi masalahmu, misalnya  Guru BK, teman karib yang dipercaya, Ibu atau Bapak di rumah dsb.

4) Pilih suasana yang tepat
Suasana dalam hal ini bisa waktu dan tempat. Untuk waktu, misalnya jangan buru-buru untuk menyelesaikan konflik padahal suasananya temanmu sedang marah besar kepadamu. Tunggu dan cari waktu agar amarahnya mereda dan pilih waktu yang paling memungkinkan. Tempat, bisa kalian pilih tempat-tempat yang romantis, misalnya pemandangan di pegunungan atau di tepi pantai. Atau ditempat-tempat favorit anda.

5) Kenang hal-hal yang lucu
Mengenang hal-hal yang lucu yang pernah anda alami dengan teman anda tersebut.

6) Beri maaf
Pernahkah kamu menemui orang yang berkata, “ Udahlah kamu dah aku maafkan, tapi jangan temui aku lagi!!” atau sebaliknya, “ Pokoknya aku nggak maafin dia sebelum dia meminta maaf ke aku!!!”, wah yang begini ini sulit dech konflik akan cepat teratasi.

7) Instropeksi
Jangan langsung menyalahkan teman andalah yang menyebabkan konflik tersebut, tapi anda juga harus instropeksi jangan-jangan anda biang keladinya

8) Jalin Komunikasi
Komunikasi sangat diperlukan sehingga dengan komunikasi tersebut anda akan dapat saling mengerti keinginan masing-masing. Bertengkar dengan teman adalah hal yang wajar tetapi yang lebih penting kemampuan dan kemauan kalian menyelesaikan masalah. Salam perdamaian.

Kelompok IV Bahasa Indonesia
Elsa Halimah Noviana 19210486
Anistia Diantika 10210884
3EA12